Rabu, 09 April 2014

langkah pemuda menuju dewasa

sering aku berusaha menutupi kekejaman yang kulontarkan pada diriku sendiri, hanya dengan alasan bahwa aku selalu berkata aku baik-baik saja.baik dengan segala keadaan yang apa adanya dalam diri ini. serasa tak butuh payung ataupun tak butuh tongkat kuat untukku berjalan.

aku memandang tak daripada kumbang itu yang nantinya akan aku pegang erat, diantara kunang-kunang malam yang menjadikanku biasan yang indah bak gemintang di kala malam

aku adalah seonggok nyawa yang lemah, tiada sempurna dan berlumur dosa. sedikit daripada biasan dunia yang selalu kukejar menjadikanku alasan bahwa setiap tiket ketergatungan kepada kesenanganku lagi-lagi akan mengacaukan. aku bukanlah dewa dengan segala kekuasaan.

aku cukuplah aku, kucukupkan bagiku. di mana aku dan beberpa dunia kecilku beberapa laguku lembutku, dan beberapa larik sajakku, dan beberapa deretan tulisan-tulisan berartiku, dan beberapa langkah lelahku yang mengajarkanku arti bagaimana aku berlaku di bumi di mana aku berpijak.

aku dan kamu adalah semu
ya begitulah kita.. biar kau berantakan dalam hati ini, tapi semangatku satu. diantara kamu semua, aku yakin akan ada kamu satu-satunya.. aku hanya menjadikan diriku pantas bagi siapapun kamu nantinya. :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

please welcome :)